Home » , , » SERVER PULSA KESULITAN STOK LANGKA MASYARAKAT MENGELUH

SERVER PULSA KESULITAN STOK LANGKA MASYARAKAT MENGELUH

Beberapa server pulsa, bahkan mungkin banyak server yang kesulitan bertahan karena kesulitan untuk mendapatkan stok pulsa untuk mengisi server mereka. Salah satu yang tersulit adalah untuk mendapatkan stok dari telkomsel, kebijakan telkomsel yang mengharuskan pembagian jatah saldo pulsa dengan sistem kuota dari masing-masing cluster dan wilayah sangat menyulitkan para pengelola server pulsa. Karena dengan kebijakan tersebut tentunya membatasi penjualan dan pembagian voucer dan pulsa hanya pada wilayah dimana server tersebut berada. Untuk membagi secara nasional tentunya sangat sulit dan mahal. Karena itu sistem pembagian M-Kios lah yang menjadi andalan para server yang masih bisa bertahan dalam kelangkaan ini. (Baca tentang M-Kios)


Beberapa waktu lalu terjadi kelangkaan stok pulsa dari provider, dan bahkan chip token PLN pun ikut-ikutan langka dan kosong, sehingga banyak server mengalami kekosongan stok. Kalaupun ada harganya relatif lebih mahal dengan kenaikan hampir 25% dari harga normal. Akibatnya secara langsung di Kios-kios pulsa seperti di tempat penulis harus menyesuaikan harga yang tentunya dikeluhkan pada konsumen.Yang sangat menyulitkan konsumen dalam hal ini masyarakat adalah masalah stok cip dan token PLN, jika sering kosong maka beberapa konsumen akan mengeluh karena padamnya listrik di tempat mereka.

Faktor terpenting yang perlu diperhatikan bahwa dari awal keberadaan server sangatlah penting, daya jangkauan mereka sudah lebih cepat merambah kepelosok-pelosok. Jika dibandingkan pemasaran provider dengan sistem cluster yang membatasi penjualan maka tentunya outlet dan kios-kios pulsa dipelosok dan pedalaman akan kesulitan mendapatkan stok tersebut. Juga harus diperhatikan bahwa yang selama ini membesarkan provider dan jaringan pulsa adalah para server pulsa yang notebene adalah orang-orang yang bergerak dalam bisnis pulsa secara cepat dengan keuntungan kecil saja.


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.